transmisimanual

Pemindahan percepatan pada transmisi manual dilakukan oleh pengendara kendaraan secara manual.  Transmisi manual merupakan gabungan roda-roda gigi yang memindahkan putaran mesin dan momen poros engkol ke roda-roda penggerak pada berbagai rasio percepatan, ada 4-percepatan, 5-percepatan, 6-percepatan. 

Sistem transmisi ini menggunakan kopling (clutch) yang dioperasikan oleh pengemudi untuk mengatur perpindahan torsi dari mesin menuju transmisi, serta pemindah gigi yang dioperasikan dengan tangan (pada mobil) atau kaki (pada motor). 

Gigi percepatan dirangkai di dalam kotak gigi/gerbox untuk beberapa kecepatan, gigi percepatan maju ditambah dengan 1 gigi mundur (R) Diperlukan Oli Transmisi atau Spirax yang berbeda untuk setiap jenis sistem transmisi mobil

 Beberapa Jenis Transmisi Manual 

Dilihat dari sistem perpindahan gigi nya, Transmisi manual terdiri dari 3 macam sistem dan berikut penjelasannya:

1.          Tipe Sliding Mesh.

2.          Tipe Constant mesh.

3.          Tipe Sincromesh.

transmisimanual2

Tipe Sliding Mesh

Transmisi jenis ini merupakan Transmisi dengan cara kerja memindahkan gigi input dan output secara langsung. Jarang sekali mobil yang menggunakan Transmisi jenis ini, karena memang memiliki banyak kekurangan dalam cara kerjanya. Diantaranya adalah karena mengelurakan suara yang kasar saat perpindahan gigi, perpindahan gigi membutuhkan waktu yang cukup lama, hanya dapat menggunakan salah satu dari roda gigi. 

Poros input (input shaft) dan poros output (output shaft) dihubungkan melalui sebuah counter shaft.  Hanya dengan menggeser (sliding) gear pada poros output , maka akan menghasilkan rasio gear yang berbeda .  Tranmisi sliding mesh cocok untuk mengatur kecepatan putar, namun terdapat sebuah kelemahan pada sistem ini. Transmisi ini cukup rumit untuk menggeser dari satu gear dan mengubungkannya ke gear yang lain. Sebuah teknologi yang disebut double clutching digunakan untuk memperhalus perpindahan roda gigi, tetapi pengemudi butuh kemampuan yang baik untuk menggunakan double clutching secara efektif.

transmisimanual3

Tipe Constant Mesh

Transmisi tipe constant mesh merupakan sistem transmisi manual yang cara kerjanya memerlukan bantuan dari kopling geser. Sebagai alat untuk membantu perpindahan tenaga dari poros input ke poros output. Jadi antara roda gigi input dan output selalu berhubungan atau berkaitan satu sama lain. Meskipun demikian antara poros roda gigi output tidak dan poros out put dari transmisi itu sendiri tidak sejajar. Disinilah peran dari kopling geser dibutuhkan sehingga terjadi perpindahan gigi atau percepatan.

transmisimanual4

Tipe Sincromesh

Transmisi Tipe Sincromesh adalah transmisi yang banyak digunakan pada mobil masa kini. Transmisi jenis ini sangat nyaman dalam penggunaannya, tidak mengeluarkan suara yang kasar. Karena cara kerja dari sistem Transmisi jenis ini adalah dengan cara menyamakan putaran antara gigi input percepatan dengan gigi output.

transmisimanual5

Oli Transmisi atau Spirax diperlukan untuk menjaga kinerja dan ketangguhan Sistem Transmisi Manual.

PERBEDAAN RASIO GEAR

Under Drive – 1st, 2nd And 3rd

Under Drive merupakan kondisi dimana gear input lebih kecil daripada gear output sehingga putaran pada poros output lebih rendah daripada poros input. Untuk transmisi manual kita sedang membahas 1st , 2nd dan 3rd gear dalam kondisi under drive. Berikut konfigurasi yang dapat menggambarkan pergerakan sleeve yang dibutuhkan pada 1st dan 3rd gear

Direct Drive

Dapat dilihat dari namanya ‘Direct Drive’, merupakan kondisi dimana poros output dan input bergerak dengan kecepatan yang sama. Untuk tujuan ini, poros output dan input secara langsung dikopel menggunakan mekanisme synchronizer cone-sleeve dimana hub dalam keadaan fix dengan poros output. ketika sleeve telah terhubung dengan synchronizer teeth dari poros input, maka keduanya akan terkopel secara bersama-sama. Selama direct drive, sleeve berada pada posisi 3rd gear dan bergerak menuju sisi kiri.

Over Drive

Over Drive merupakan kondisi dimana gear input lebih besar daripada gear output sehingga putaran pada poros output lebih tinggi daripada poros input. 5th gear digunakan untuk menggerakkan poros output dengan kecepatan lebih tinggi daripada poros input. Hal ini tidak seperti pasangan gear yang lain. Pada 5th gear, gear yang berada pada poros output lebih kecil daripada gear pada counter shaft. Hal ini yang membuatnya dikatakan dalam kondisi overdrive.

Reverse Gear

Reverse gear merupakan kondisi dimana mobil digerakkan mundur. Reverse gear menggunakan tiga susunan gear seperti gambar berikut dimana pada gambar konfigurasinya memiliki idle gear.

transmisimanual6

Penambahan satu atau lebih gear akan membuat poros output bergerak dengan arah yang berlawanan. Untuk menghubungkan reverse gear, idle gear didorong dan dihubungkan pada kedua gear yang lainnya, sehingga kebutuhan putaran pada poros output dengan arah berlawanan (reverse direction) dapat tercapai. Dapat dicatat bahwa untuk reverse gear tidak memiliki mekanisme synchronizer ring. Hal ini berarti, putaran gearbox telah berhenti sepenuhnya sebelum menggunakan reverse gear.

Dalam kondisi reverse gear, kendaraan akan bergerak dalam kecepatan yang sangat rendah. Hal ini dapat terlihat bahwa susunan rasio gearnya memiliki 2 tahap reduksi kecepatan. Ini akan menghasilkan kecepatan rendah dan torsi yang tinggi. Secara umum untuk reverse gear memiliki rasio 4 : 1 (kecepatan input : kecepatan output)

 

 

 

Fungsi dan Jenis-Jenis Kopling Pada Mobil

Kopling (clutch) adalah salah komponen yang ada di mesin, tanpa kopling maka perpindahan gigi transmisi pada mesin tidak dapat dilakukan secara lembut. Khususnya bagi mobil kopling dioperasikan sebelum melakukan pemindahan gigi transmisi. Dan pada artikel ini Guru Otomotif akan bahas fungsi dan apa saja jenis-jenis kopling yang ada pada mobil.

Kopling pada mobil letaknya ada diantara mesin dan transmisi. Kopling berfungsi untuk menghubungkan serta memutuskan putaran mesin dari flywheel atau mesin ke transmisi. Kenapa perlu diputus hubungkan putaran mesinnya? Karena agar perpindahan gigi transmisi dapat dilakukan dengan baik

Agar perpindahan kopling bisa berjalan dengan lancar, halus dan lembut, diperlukan Oli Transmisi atau Spirax.