Dalam dunia otomotif, Sistem Transmisi mobil adalah sistem yang berfungsi menyalurkan energi (momen gerak dan putaran) dari mesin ke gardan (differensial) dan poros penggerak akhir. Sistem Transmisi mobil ini sangat penting bagi mobil atau kendaraan lainnya, dikarenakan berpengaruh kepada putaran roda dan untuk menggerakan mobil untuk melaju.

Mesin pembakaran yang umumnya digunakan dalam mobil merupakan mesin pembakaran internal yang menghasilkan putaran atau rotasi antara 600 sampai 6000 rpm. Sedangkan, roda dapat berputar pada kecepatan rotasi antara 0 sampai 2500 rpm. Sistem transmisi berfungsi untuk mengkonversi kecepatan putar yang tinggi menjadi lebih rendah tetapi lebih bertenaga, atau sebaliknya. Contoh sederhananya adalah pada saat mobil melewati jalanan menanjak, putaran mesin tinggi (pedal gas yang diinjak dalam) namun mobil berjalan perlahan (putaran roda lambat) Oli Transmisi atau Spirax diperlukan untuk menjaga kinerja dan ketangguhan Sistem Transmisi Mobil.

Seperti disebutkan di atas, Sistem Transmisi terdiri dari

  1. Gear (GearBox) / Roda Gigi
  2. Axle / Gardan / Differential

Roda Gigi merupakan komponen pada penggerak kendaraan yang bergerigi dan dapat berputar. Dua atau lebih gigi yang saling bersinggungan mampu mengubah kecepatan putar, torsi, dan arah daya terhadap sumber daya. Istilah Roda Gigi (GearBox) sering juga disebut sebagai transmisi. Pelumas dengan klasifikasi API GL-4 adalah pelumas khusus yang diformulasikan untukpenggunaan pada gearbox/ roda gigi. Gardan atau sering juga disebut “Differential” terdiri dari sekumpulan roda gigi di dalamnya yang berfungsi untuk meneruskan tenaga mesin yang telah melewati transmisi dan propeller shaft ke poros roda Pelumas dengan klasifikasi API GL-5 adalah pelumas khusus yang diformulasikan untukpenggunaan pada axle/gardan.

TRANSMISI MANUAL

Transmisi manual merupakan gabungan roda-roda gigi yang memindahkan putaran mesin dan momen poros engkol ke roda-roda penggerak pada berbagai rasio percepatan, ada 4-percepatan, 5-percepatan, 6-percepatan. Pemindahan percepatan pada transmisi manual dilakukan oleh pengendara kendaraan secara manual.

TRANSMISI MATIC

Transmisi otomatis atau matik atau matic adalah transmisi yang mengubah tingkat kecepatan pada menggunakan mekanisme gesek dan tekanan minyak transmisi otomatis.Transmisi otomatik dikendalikan dengan hanya menggerakkan tuas percepatan ke posisi tertentu. Posisi tuas transmisi otomatik disusun mengikut format P-R-N-D-3-2-L, sama ada dari kiri ke kanan ataupun dari atas ke bawah

TRANSMISI 4 x 4

Four-Wheel Drive (4WD) menyalurkan tenaga ke seluruh roda bila diperlukan. Dalam kondisi normal, kendaraan bergerak hanya dengan dua roda (2WD). Pada tuas transfercase terdapat tulisan 2H (2WD high range), 4L (low range), 4H (4WD high range) dan N (netral). Masing-masing memiliki fungsi berbeda. Fungsi 4×4 tidak hanya untuk kondisi offroad saja tapi juga dalam kondisi hujan, genangan air, mobil akan lebih stabil dan lebih aman

TRANSMISI ALAT BERAT

Alat berat seperti excavator, tractor atau bulldozer, pada dasarnya hampir sama dengan kendaraan transportasi lainnya. Alat berat juga bergerak dan berpindah tempat. Meski mobilitas alat berat terbatas, alat berat memiliki sistem penggerak yang tak jauh berbeda dengan kendaraan transportasi lainnya. Terdapat mesin yang digunakan sebagai penggerak ataupun untuk menghasilkan tenaga dalam menggerakkan komponen lainnya seperti menggerakkan lengan ayun penggaruk pada excavator.

OLI TRANSMISI

Berbeda dengan tingkatan oli mesin menggunakan API service, di dalam oli transmisi dikenal kode GL. Kode ini adalah kode kegunaan oli transmisi, bukan peringkat oli transmisi.

API GL-4 adalah Oli GearBox dan API GL-5 adalah Oli Gardan. Oli Transmisi atau Spirax diperlukan untuk menjaga kinerja dan ketangguhan Sistem Transmisi Mobil.

PERAWATAN TRANSMISI

Transmisi mobil merupakan salah satu komponen penting di kendaraan, kerusakan transmisi  85% disebabkan kelalaian mengganti oli transmisi, 10% karena kesalahan pengoperasian dan 5% akibat umur pemakaiannya. Perawatan paling sederhana adalah dengan mengganti oli transmisi secara berkala sehingga tetap menjaga kesehatan komponen ini. Penggunaan oli nya sendiri tidak bisa sembarangan, harus oli khusus transmisi yang berbeda dari oli untuk mesin.